Minggu, 21 April 2019

TENANGNYA PEMILU DI DESA


Temanggung - (17/4) Pemilu resmi dilaksanakan serentak seluruh Indonesia. Beda dengan keadaan di media yang begitu panas antara kedua calon, pemilu di dusun ngebrak desa mergowati  justru berlangsung sangat tenang dan damai.

Pemilu di TPS 3 desa mergowati ini dilaksanakan di TPQ dusun ngebrak dengan petugas KPPS yang terdiri dari warga dusun ngebrak sendiri. Panitia penyelenggara memberikan pelayanan yang cukup baik dengan memberikan sedikit bagaimana tata cara mencoblos yang benar.

Di TPS ini terdapat sekitar 250 pemilih yang terdiri dari beragam usia. Proses pemilihan berjalan dengan lancar, pemilih saling bergantian masuk ke TPS. Hal itu tidak lepas dari kerja panitia penyelenggara yang baik.

Setelah semua melakukan proses pencoblosan warga kembali melanjutkan aktivitas masing – masing dan tidak ada kondisi yang memanas antar kedua kubu pendukung.
                                                                                                         

                                                                                                                     
   By : Indra Setiawan_145

Minggu, 14 April 2019

PIALA DEKAN FT 2019


SEMARANG –  Acara Piala Dekan Fakultas Teknik Universitas Negeri Semarang resmi dibuka pada hari Sabtu, 24 Maret 2019. bertempat di Laboratorium Prof. Soegijono FIK UNNES.

“Acara ini merupakan salah satu program kerja rutin yang dimiliki oleh Badan Eksekutif Mahasiswa FT, yang dilaksanakan setiap tahun. Namun tiap tahunnya juga dikemas dengan konsep yang berbeda sehingga acaranya tidak terkesan monoton,” Ujar Nur Aziz selaku ketua panitia (24/3)

Pembukaan acara dimeriahkan dengan lantunan lagu oleh paduan suara Fakultas Teknik. Sebagai pembukaan acara dimulai dengan ketukan alat musik gong oleh Dekan Fakultas Teknik.

Selanjutnya acara dilanjutkan dengan pertandingan Bola Voli, Badminton, dan Karate. Ketiga cabang olahraga tersebut dilaksanakan di Lab Prof. Soegijono FIK UNNES secara bersamaan. Event ini diikuti oleh 5 jurusan yang ada di Fakultas Teknik. Acara semakin meriah setelah pendukung dari masing-masing fakultas memadati Lab Prof. Soegijono.

Terdapat 11 perlombaan yang dipertandingkan dalam event ini, yaitu bidang olahraga, e sport, kuliner, serta pencarian bakat. Semuanya dilaksanakan dalam tempo waktu 4 hari.

Pada hari kedua (25/3) mulai dipertandingkan cabang futsal, tenis meja, dan basket. Masing – masing dilaksanakan di Buana futsal serta basket dan tenis meja dilakukan di sekitar kampus FT. “pertandingan futsal adalah cabang paling seru karena intensitas permainanya tinggi ditambah riuhan pendukung yang memadati arena futsal,” ungkap Deni penanggung jawab cabang futsal.

Kemudian pada hari ke tiga (30/3), mempertandingkan cabang catur dan juga e sport mobile legend dan PES. Pertandingan e sport cukup ramai karena memang sedang trend dikalangan anak muda sekarang.

Di hari terakhir cabang yang dipertandingkan adalah lomba memasak, cabang ini didominasi oleh jurusan tata boga yang memang keseharianya mereka belajar tentang memasak. Serta pada puncak acara yaitu cabang pencarian bakat dengan nama FT Got Talent. Acaranya sangat meriah karena menampilkan bakat – bakat terpendam yang dimiliki oleh mahasiswa Fakultas Teknik di bidang seni.

Pada akhir acara panitia memberikan pengumuman mengenai pemenang – pemenang dalam semua cabang, dan juga mengumumkan juara umum yaitu jurusan teknik mesin. “ya kita semua tahu jurusan teknik mesin memiliki banyak mahasiswa yang mayoritas cowo, dan semua cabang yang dalam bidang olahraga mampu dimenangkan oleh mereka, untuk acaranya saya cukup puas karena semuanya lancar dan hanya ada beberapa kendala yang masih bisa diatasi,” ujar salah satu sekretaris dalam event ini Astri Maharesi

                                                                                                                                 Indra Setiawan_145

Selasa, 09 April 2019

Terpecah Belah Club Pandanaran Semarang

Terpecah Belah Club Pandanaran Semarang
Jumat, 5 April 2019 16.30 WIB Pewarta : Farah (097)

Semarang (KEPO News)  -  Club Pandanaran Semarang mengalami perselisihan antara pelatih satu dengan pelatih lainnya. Peristiwa tersebut diawali perbedaan pendapat dan persaingan atlet yang dimiliki masing-masing pelatih. Selain itu juga adanya penyalahgunaan kekuasaan dalam organisasi tersebut, “Ujar Paryanto salah satu Pelatih Club Pandanaran”.
Kejadian di lapangan Tri Lomba Juang sore itu membuat perdebatan dan pertengkaran mengakibatkan orang disekitar lapangan menjadi tegang. Para atlet pun juga kaget dan bingung tidak bisa berkutik. Setelah itu, salah satu pelatih menjadi penengah agar pertengkaran tidak berlangsung lama dan agar tidak menjadi tontonan orang banyak.
Masalah ini sebenarnya sudah lama dipendam setelah kejuaraan PORPROV 2019 di Solo kemarin,” Ujar Paryanto”. Karena sudah tak tahan lagi dengan omongan tidak enak terus menerus yang dilontarkan pelatih X, Akhirnya Jumat sore itu terjadilah perdebatan itu yang menyebabkan terpecah belahnya Club Pandanaran Atletik Semarang.