Selasa, 21 Mei 2019
GEDUNG OLAHRAGA BARU FIK
GEDUNG
OLAHRAGA BARU FIK
SEMARANG
- (21/05) Fakultas Ilmu Keolahragaan UNNES baru – baru ini selesai melakukan
renovasi Gedung Olahraga Prof. Kamiso. Gor yang dulunya hanya beralaskan lantai
dari semen dan atap yang terbuka sekarang sudah menggunakan lantai yang cocok
untuk beberapa cabang olahraga, atapnya
pun sudah tertutup sehingga menjadi Gor indor dengan penerangan lampu yang
sudah cukup bagus.
Namun
kurang sesuai dengan ekspektasi saya bahwasanya Gor yang direnovasi ini akan
seperti gedung olahraga yang sudah sering ada di televisi. Gedung olahraga yang
ada di televisi biasanya sudah memiliki tribun yang memutari lapangan sehingga
muat untuk banyak penonton, serta dilengkapi dengan berbagai macam fasilitas
yang dapat memanjakan atlet maupun penonton. Namun jika hanya umtuk proses
perkuliahan gedung ini sudah cukup layak.
Saran
saya untuk kedepanya perguruan tinggi sekelas UNNES yang didalamnya terdapat
Fakultas Ilmu Keolahragaan bisa memiliki Gedung Olahraga yang berstandar
nasional atau bahkan Internasional sehingga dapat menyelenggarakan berbagai
event berkelas dan bisa menambah pemasukan keuangan kampus.
Indra Setiawan_145
Berbagi Pengalaman dengan Guru Berprestasi
Berbagi Pengalaman dengan Guru
Berprestasi
Semarang
(24/4), Pembekalan PPL yang dipimpin oleh guru berprestasi dari jawa tengah
dilaksanakan di Gedung Tenis Indoor FIK UNNES pada pukul 13.00, peserta yang
tergabung yaitu Mahasiswa jurusan PJKR
angkatan 2016 dan mahasiswa PPG PJOK. Acara ini berlangsung cukup meriah karena
pembicara yang berasal dari guru berprestasi yang sudah memiliki pengalaman ke
Australia.
Mahasiswa
mengikuti kegiatan dengan senang apalagi saat mereka mendapatkan snak gratis
dari pihak penyelenggara. Namun banyak mahasiswa yang merasa kurang nyaman
dengan kondisi yang cukup panas dan tempat duduk di lantai tenis indoor yang
terlalu empuk. Sebagian mahasiswa kurang memperhatikan materi karena kurang
nyaman dengan suasana yang ada.
Pemateri yang di undang
mewakili guru pendidikan sekolah dasar, sekolah menengah pertama, dan sekolah
menengah atas/kejuruan. Bapak Indro perwakilan dari guru SD, Bapak Anang
perwakilan guru SMP Klaten, Bapak Deni perwakilan guru SMA Salatiga, dan Bapak
Anggara perwakilan guru SMK Solo. Ke empat (4) motivator tersebut baru
mengikuti guru profesional di luar negeri yaitu di Australia. Merekan mengikuti
kurang lebih dalam waktu satu (1) bulan.
Materi yang di sampiakan salah satunya
pembelajaran menggunakan pembelajaran TGFU. Di Australia TGFU ini sudah berlaku
sejak lama yaitu kurang lebih 15 tahun dan di Indonesia ini masih sedikit yang
menerapkan pembelajaran berbasis TGFU. Pembelajaran TGFU ini bertujuan untuk
mengefisienkan waktu, proses pembelajran sesuai relita/kenyataannya dan materi
yang disampaikan juga lebih banyak. TGFU juga dapat dilaksanakan disetiap
jenjang pendidikan.
Suasana seketika
berubah sungguh asik saat semua peserta diajak untuk melakukan praktek
pembelajaran TGFU dimana pembelajaran yang dilakukan benar – benar menggunakan
games sehingga peserta terbawa dalam suasana permainan yang mengasyikkan.
Indra Setiawan_145
Langganan:
Postingan (Atom)