Senin, 17 Juni 2019

Latihan mandiri guna persiapan UAS tenis


mandiri panahan dalam rangka persiapan uas


Semarang – (12/6), Ujian akhir sekolah yang hendak dilaksanakan oleh Universitas Negeri Semarang tinggal beberapa minggu kedepan, untuk mata kuliah panahan sendiri menjadi sebuah momok bagi mahasiswa khususnya untuk semester 6 yang sekiranya kurang begitu merasa belum mampu sehingga banyak para mahasiswa yang berlatih untuk menyempurnakan teknik dalam memanah.

Kegiatan mandiri ini dilaksanakan di hari rabu pagi dikarenakan saat itu jadwal kuliah juga sedang kosong,dan bertempat di lapangan driving and mini golf  UNNES, meskipun begitu tidak semua mahasiswa berlatih,hanya ada sekelompok mahasiswa dari rombel c angkatan 2016. Agenda ini ini merupakan latihan madiri yang biasanya dilakukan setiap minggu, Muhammad Nowaf selaku komting dari rombel pjkr c mata kuliah panahan mengatakan “latihan mandiri ini sebagai salah satu bentuk tanggung jawab siswa terhadap tugas yang diberikan oleh dosen pengampu untuk melaksanakan mandiri panahan,serta memperbaiki teknik untuk nantinya ketika ada pengambilan nilai”.

Nowaf memberikan tambahan “ latihan mandiri ini berjalan dengan baik dan lancar,meskipun ada sedikit kendala yaitu ketika ada mahasiswa yang tidak bisa membidik tepat sasaran,anak panah pasti melewati target dan susah dicari karena rerumputannya yang cukup tinggi”.

Straight news by Bintang Cahya Nugraha- 128

Minggu, 16 Juni 2019

Sang Legenda timnas Bambang pamungkas


Bambang Pamungkas sang legenda timnas asal Jawa Tengah


Bambang Pamungkas adalah salah satu pemain yang lahir di  Semarang, Jawa Tengah pada 10 Juni 1980,dan saat ini berarti usianya sudah mencapai 39 tahun, pemain yang akrab bagi pecinta bola ini biasanya dipanggil dengan Bepe dengan nomor punggung favoritnya yaitu 20 dan sampai saat ini masih aktif bermain untuk tim Persija Jakarta.
Sedari kecil Bambang Pamungkas sudah menggeluti olahraga kaki ini, ia dulu mengikuti Sekolah Sepak Bola di Ungaran, yaitu SSB Ungaran Serasi pada tahun 1998-1990,kemudian meanjutkan diklat Salatiga tahun 1990-1995,selanjutnya bergabung dengan persikas kab semarang serta apac inti hingga tahun 1999, setelah itu Bepe melalang ke berbagai tim baik di liga Indonesia maupun tim yang bermain di liga luar negeri.

Saat masih bermain dalam tim remaja untuk Jawa Tengah, ia pernah dinobatkan sebagai pemain terbaik Kejuaraan Haornas, sebuah kejuaraan tingkat remaja. Bambang juga pernah menjadi pencetak gol terbanyak untuk timnas Indonesia di Piala Asia U-19 Grup V, dengan torehan 7 gol,permainan yang impresif tersebut membuat dirinya diminati berbagai tim-tim diluar sana untuk dirinya dapat bekarir di persepak bolaan nasional.

Bambang Pamungkas dianggap memiliki header bola yang luar biasa meskipun tingginya dibawah lawannya, serta memiliki reputasi untuk ketajaman di kotak penalti. Dia adalah pemain Indonesia yang paling banyak mengoleksi jumlah pertandingan dan pencetak gol, dengan 85 jumlah pertandingan dan 37 gol. Dia adalah pemain yang paling populer di tim nasional Indonesia.

Saat ini Bepe sudah tidak lagi membela tim nasional dikarenakan usianya yang sudah tidak muda lagi serta produktifitasnya dlam mencetak gol yang sudah kalah saing dengan para penerusnya,akan tetapi untuk tim yang bermain untuk liga ia masih bermain meskipun tidak sebagai pemain utama,Bambang Pamungkas dan rekan satu timnya berhasil menjuarai Gojek-Traveloka liga 1 Indonesia tahun 2017/2018.


Reportase Bintang Cahya Nugraha- 128

Perjalanan bermudik

PERJALANAN PERANTAUAN
TEMANGGUNG –  Libur lebaran telah usai, saatnya saya kembali beraktivitas  sehari – hari seperti biasa menjadi anak perantauan, dan harus kembali ke rumah kedua saya yaitu kos - kosan untuk berkuliahan. Temat tinggal saya di Kabupaten Temanggung dan tempat saya kuliah yaitu berada di Universitas Negeri Semarang. Mengingat besuk senin kuliah, hari munggu Malam saya melakukan perjalanan ke rumah kedua saya yaitu kos kosan.
Dari rumah Pukuk 20.00 saya berngkat mengendarai motor mingingat pengalaman berkendara melewati jalan alternatif Temanggung ke Semarang saya mengenakan baju penghangat karena di perbatasan Temanggung Semarang setiap malamnya berkabut tebal. Setelah keluar dari jalan berkabut rasanya sudah lega karena jalan juga kelihatan dan badan tidak menggigil lagi.
Sampai di daerah bandungan pandangan mata mulai segar melihat meriahnya kelap – kelip lampu di pesona pesona Bandungan sepanjang jalan. Membuat perjalanan menjadi sedikit terhibur walaupun perjalanan masih jauh dan kondisi jalan dipadati oleh kendaraan mudik lebaran.
Sekitar kurang lebih pukul 22.00  saya sampai di rumah kedua dengan kondisi badan yang agak lemas karena mengendarai sepeda motor di kondisi macet. Waktu yang biasanya saya tempuh sekitar 1 jam, melonjak menjadi 2 jam . Namun itulah indonesia pulau yang sangat kecil dan dipadati penduduk yang bermudik lebaran.

Cahya_vedana 117

Kendala pembelajaran sport jurnalism

Sport Jurnalism
Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Semarang ada Mata kuliah Sport Jurnalism merupakan salah satu mata kuliah yang ada di dalam jurusan Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan rekreasi. Mata kuliah tersebut mengajarkan mahasiswa tentang bagaimanan cara menjadi jurnalis yang baik dan benar. Mahasiswa tersebut diberika materi 5 berita meliputi Straight News, Reportase, Feature, Opini, dan Live Report. Mata kuliah ini ditempuh selama 1 semester yaitu 16 pertemuan, Bisa jadi 16 pertemun tetsebut ada beberapa pertemun yang tidak bertatap muka, tetapi dosen yang mengaja tersebut yaitu dosen yang sudah mahir dalam dunia jurnalis. Dan kalaupun dari 16 pertemuan tersebut tidak full bertatap muka tidak jadi masalah untuk mahasiswa dan dosen di karenakan dosen bisa mengganti jam atau ditambah jam. Perkuliahan Jurnalisem tersebut dilaksanakan di kampus FIK UNNES. Untuk perkuliahan jurnalisem Mahasiswa  PJKR C angkatan 2016 di laksanakan pada hari rabu jam 09.00 yang seharusnya di hari senin jam 15.00 
Setelah perkuliahan di ganti di hari rabu perkuliahan tersebut mengalami kendala, kendala yang dihadapi mahasiswa serta dosen yang mengajar. Masalah tersebut yaitu seringnya ada tanggal merah di hari rabu, dan juga dosen sering ada tugas dari lembaga dan dengan terpaksa perkuliahan mandiri.
Saran saya jika ada tanggal merah ataupun kendala lainnya maka perkuliahan bisa di ganti dengan hari lainnya supaya mahasiswa tidak keteteran dangan materi jurnalisem tersebut dan pembelajarannya kalau bisa lebih bervariatif dan inovatif sehinga perkuliahan mahasiswa tertarik dan semangat belajar.
Cahya vedana_117

Macam gedung di fik

Sport Jurnalism
FIK UNNES ya, itu salah satu jurusan yang ada di Universitas Negri Semarang . Saya bangga masuk perguruan tinggi tersebut tetapi saya juga sedih ketika akhir semester ,kenapa?  Yaitu membayar semesteran yang sangat tinggi tetapi bersyukur sampai semester 6 ini masih bertahan, tidak senangnya di dalam UNNES tersebut tidak seenak yang teman teman luar bayangkan. Masih sangat kurang banyak yang harus dI miliki oleh sekelas Universitas Negri Semarang.
Di UNNES yang konservasi ini sebenernya belum pantas disebut kampus konservasi karena mahasiswa di unnes masih banyak sekali yang membuang sampah srmabarangan di jalan jalan kampus
Saran saya Universitas Negri Semarang Harus lengkap dan harus bersih supaya di pandang dari luar itu bener bener baik dan menjadi universitas terbaik
Cahya Vedana_142

kembaliku dari libur lebaran


GROBOGAN – Usai libur lebaran yang diberikan oleh pihak kampus tercinta yaitu UNNES saatnya para mahasiswa baik yang semester muda maupun mahasiswa yang sedang sibuk mengerjakan skripsi kembali ke habitat asal yaitu kos-kosan untuk kembali mengjalankan indahnya perkuuliahan. Rumah saya bertempat di Kabupaten Grobogan, saya mudik dari rumah ke Semarang mengunakan sepeda motor pada hari Senin (10/6) setelah sholat subuh.

Berangkat dari rumah pukul 05.00 WIB saya mengendarai sepeda motor kesayangan. Ketika berangkat saya memakai perlengkapan berkendara lengkap dari atas sampai bawah yaitu bersepatu dilengkapi juga kaos kakinya tak lupa,ce;ana panjang hitam serta jaket anti angin agar tidak meriang karena saya tidak betah hawa dingin serta helm tak boleh lupa. Karena masih pagi jalanan tidak begitu ramai meskipun suasana arus balik mudik sudah terasa,dijalan saya masih bisa leluasa berkendara tanpa ada kemacetan yang terjadi padahal dihari biasa saja sering terjadi kemacetan yag membuat hati harus bersabar.

Saat sudah sampai di semarang bawah disitu jalanan mulai terasa sesak serta banyak orang -orang yang tidak sabar menuggu lampu lalulintas dari merah ke hijau,kemudian saya mengambil jalur ke belokan kiri pertigaan Fatmawati di daerah Pedurungan dan jalan tersebut tembusnya ke Undip,karena jika saya melewati jalur kota saya berfikiran akan macet dan banyak lampu lalu lintas.
Pukul 7 kurang 15 menit saya sampai di kos-kosan dengan kadaan sehat dan selamat,meskipun mata masih mengantuk seperti ditarik kursi karena begitu beratnya menahan kantuk diperjalanan.

                                                                   Feature By : Bintang Cahya Nugraha- 128