Selasa, 26 Maret 2019

Ujian Nasional Tidak Dapat Dihapuskan


Dilansir dari merdeka.com

UN di Indonesia sekarang bukan lagi jadi penentu kelulusan. Walaupun demikian UN tetap tidak bisa dihapuskan karena sudah tercantum dalam UUD sebagai evaluasi nasional. UN dianggap sebagai pengukur kemampuan anak bukan penentu kelulusan.
Perubahan kebijakan UN disesuaikan dengan hasil evaluasi dimana kesulitan-kesulitan yang muncul akan dicari solusi terbaiknya. Maka dari itu kebijakan UN berubah-ubah. (25/3)




Restu Adi Prihatin 149

Minggu, 24 Maret 2019

PRESTASI YANG TERKENDALA


PRESTASI YANG TERKENDALA

Semarang-Kontingen Jawa Tengah cabor Hockey sedang melakukan Training Center(TC) untuk persiapan PRAPON yang TC itu sendiri sudah berjalan sejak bulan Februari lalu hingga bulan Agustus mendatang di Lapangan Prof.Dumadi, Sabtu(23/3).

Dalam persiapan umum memasuki ke persiapan khusus pada bulan April besok, tentunya akan ada banyak program latihan yang dijalankan. Untuk saat ini pun, TC sudah berjalan dengan program latihan pagi dan latihan sore, tentunya dengan intensitas yang berbeda setiap harinya sesuai program pelatih yang sudah dibuat. Dengan bangga, dalam cabor hockey ini sebagian besar atletnya berasal dari mahasiswa aktif maupun alumni UNNES. Saat proses latian berlangsung tentunya terbagi menjadi beberapa bagian sesuai posisi di tiap tiap atletnya. “Yang masih saya sayangkan disini untuk kiper masih kurang efektif karena belum adanya pelatih kiper khusus, dan kiper saat berlatih hanya biasa tanpa mempunyai latian khusus seperti pemain lainnya yang diberi banyak teknik teknik”,ujar Pratiwi Laras yang menjadi kiper dari Hockey Putri. Tetapi itu bukan halangan bagi mereka melainkan menjadi sebuah tantangan untuk melewatinya. Disini pelatih hockey juga menuturkan “kami dalam berlatih pun masih terkendala lapangan yang mana seharusnya menggunakan lapangan indoor tetapi karna belum mendapat konfirmasi dari pihak yang terkait jadi harus pintar pintar memanfaatkan lapangan yang ada walaupun itu juga tidak efektif, yang terpenting fisik tetap saya kombinasikan beserta teknik agar atlet tidak merasa jenuh jika diberi materi fisik terus menerus, tetapi untuk jogging 30 menit di pagi hari sudah diwajibkan sebagai makanan utama bagi para atlet”.

Dan kedepannya untuk Tim Hockey Putri sudah ditargetkan harus sampai final agar bisa melaju sampai PON dan untuk Tim Hockey Putra ditargetkan bisa mencapai Perunggu, karena patokan itu dilihat dari hasil Kejurnas 2018 lalu di Bandung yang mana tim putri mendapat perak dan tim putra hanya diperingkat 7. Itu akan menjadi tantangan untuk cabang hockey, semoga bisa lolos dan melaju sampai PON Papua 2020


                                                                                                            By : Putri Krismonita 111


PEMANFAATAN FASILITAS KAMPUS


PEMAMFAATAN FASILITAS KAMPUS


Semarang – Halaman Rektor kampus UNNES sering kali digunakan orang-orang untuk ber jogging seperti di hari Sabtu (23/03)  dan kebanyakan adalah masyarakat umum serta sekelompok mahasiswa.
                                                                                                    

Olahraga mrupakan kebutuhan pokok untuk semua kalangan saat ini baik para remaja maupun orang dewasa,berbagai jenis olahraga mereka lakukan yang terpenting tujuan dari olahraga tercapai yaitu menjadikan tubuh menjadi sehat dan bugar guna meningkatkan produktivitas kinerja.

Jogging merupakan pilihan yang murah,mudah,dan dapat dilakukan dimanapun dan dilakukan seorang diri,banyak orang lebih memilih olahraga ini,karena dirasa tidak terlalu membebani diri sendiri dan tidak terpaku oleh waktu serta aturan-aturan yang membingungkan.


        By : Bintang Cahya 128



Sabtu, 23 Maret 2019

FAKULTAS TEKNIK BERGELORA


FAKULTAS TEKNIK BERGELORA



Semarang - Akhir pekan ini (23/3) Piala Dekan Fakultas Teknik UNNES resmi bergulir. Ada 11 jenis lomba yang dipertandingkan . Event ini bagian dari program BEM FT dengan Peserta 5 jurusan yang ada di fakultas teknik.

Bola voli menjadi cabor unggulan pada piala dekan tahun ini. 5 tim memiliki kekuatan yang hampir seimbang, ditambah dukungan supporter yang memenuhi area gor. Mesin boys adalah salah satu supporter terbanyak. Supporter dari jurusan teknik mesin ini datang dilengkapi dengan drum band serta yel – yel nya.

Selain bola voli terdapat cabang lain, namun akan dipertandingkan mulai hari minggu (24/3) serta akhir pekan depan. Cabang tersebut meliputi futsal, bulutangkis, karate, tenis meja, basket, catur, e sport mobile legend, e sport PES serta masak dan FT Got Talent.

Salah satu panitia piala dekan Andi, menyatakan “event piala dekan ini adalah event rutin yang dilaksanakan oleh fakultas teknik karena memang salah satu program wajib dari Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Teknik. Tujuan dari event ini adalah untuk mempererat tali persaudaraan antar mahasiswa fakultas teknik.”

                                                                                                    

        By : Indra Setiawan_145

Minggu, 17 Maret 2019

JUARA FUTSAL DI KOTA ORANG

Judul juara futsal di kota orang

Waktu duduk di bangku SMA saya masih polos , belum kenal cewek ataupun trongkrong ngumpul yang nggak ada gunanya . Waktu berjalan saya berfikir gimana cara membanggakan almamatrer SMA dan itu aku ngumpulin temen temen buat gabung main futsal , dengan berjalannya waktu saya dan teman teman mempunnyai target buat mengikuti kompertisi futsal antar pelajar sek karisidenan yang di ikuti 64 tim , kita optimis kalau kita bisa .
Latihan latihan dan latihan kita lakukan satu minggu saja bisa 5 kali berlatih ,kita tidak mudah patah semangat karena di pikiran saya dan teman teman hanya mau SMA kita juara. Sudah mendekati turnamen kita semakin siap untuk berjuang , dan ternyata turnamennya tersebut bersamaan dengan ujian nasional h-1 hari , saya dan teman teman minta ijin ke kepala sekolah , beliau tidak mengijinkan terus kita bingung soal itu karena mengikuti turnamen tersebut harus ada tanda tangan dan perijinan kepala sekolah , untung saja saya dan teman teman akrab dengan TU jadi bisa minta surat ke petugas TU tanpa sepengetahuan kepala sekolah, kita lega akhirnya bisa mengikuti turnamen tersebut.
Hari pertama bertanding kita membuka kemenangan rasah senang kita terbayar dadi usaha yang berlalu , dan hari kedua kita berrtanding melawan SMA yang terkenal main bolanya bagus , saya dan teman teman belum di beri rejeki, kekalahan di pertandingan ke dua ini tidak menurunkan mental dan patah semangat , di babak grup kita masih ada pertandingan 1 kali untuk lolos di 32 besar dan akhirnya kita menang di pertandingan ke 3 bersyukur kita ucapkan.
Pertandingan selanjutnya kita berjuang sakit sakitan untuk mendapatkan tiket semi final dan doa usaha bersama teman teman tercapai, di babak semi final kami masih kerja keras untuk ke final tidak menyangka dengan kurangnya pemain kami bisa memenangkan pertandingan dan lolos ke final .
Masih belum selesai , kami sudah di final rasanya tanggung kalau tidak juara 1 , pertandingan di mulai ?,kami di kurung dalam permainan kita berencana sabar dan tenang , dengan cara itu kita berhasil bobol gawang lawan dengan serangan balik dan saya sendiri yang ngegoalin perasaan senang yang luar biasa tanpa sporter tanpa ijin kepala sekolah kita bisa juara , meskipun itu hal yang tidak baik melakukan kegiatan sekolah tanpa perijinan kepala sekolah maka dari itu momen,kenangan yang paling woaww
Dan ada momen yang paling terkesan bangga, saya di percaya jadi best player di turnamen tersebut mendapat sambutan dari lawan dari penonton yang luart biasa yang tidak bisa di lupakan
Dan saya belajar dari pengalaman ini usaha tidak akan mengkhianati hasilnya

Futsal my passion

Cahya vedana
117

Buku Melayang


Buku Melayang

Seperti biasa, pukul 06.30 bel berbunyi “kringg” semuanya kembali ke kelas dan memulai pelajaran. Pelajaran pertama adalah kimia. Menurut ku itu pelajaran, yang paling bete dan membosankan. Tapi aku tetap memperhatikannya. Hari itu saya duduk dipojok paling belakang bersama sahabat saya cowok namanya nanda, dia rumahnya sedesa dengan saya. Walaupun kami sahabatan tapi kalau di rumah kami jarang banget main bareng soalnya rumah saya ke dia lumayan jauh, tapi kalau di sekolah kemana-mana pasti bareng.
Suatu hari kelas kami ada jadwal pelajaran kimia lagi dan itu ulangan harian pertama, semua buku tulis dikumpulkan saya orang jenius yang jarang nyatet berinisiatif mengumpulkan buku tersebut dibagian tumpukan paling bawah supaya guru tidak mengambil dan mngecek paling awal,  ternyata inisiatif saya salah yang pertama diambil adalah buku saya, wah pikiran sudah mulai kacau saat itu juga ya mau bagaimana lagi cuma bisa pasrah dengan nasib yang akan menimpa pada diri saya.
Saya duduk paling belakang sendirian soalnya dibagi menjadi dua bagian ada yang diluar terlebih dahulu menunggu ulangan ini selesai. Setelah buku dicek, guru langsung memarahi dengan nada yang penuh emosi “kamu mau ulang tapi tidak ada catetan sama sekali yang mau diujikan sekarang”.(sambil melempar buku kehadapan saya)
Semua orang di kelas menjadi terdiam hening tidak ada suara apapun kecuali suara kemarahan dari seorang guru tersebut, saya yang merasa bersalah tertunduk malu tidak bisa berkata apa-apa. Tetapi ulangan tetap berlangsung tidak tahu nilai yang keluar seperti apa, yang membuat saya lebih malu lagi peristiwa tersebut disebar keberbagai kelas jadi semua kelas mengetahui tentang kejadian itu.
Makanya sampai sekarangpun kalau mengingat peristiwa tersebut mereka akan menjulukinya “Buku Melayang”

RESTU ADI PRIHATIN
149

Sabtu, 16 Maret 2019

Chicken Dinner Pertamaku


CHICKEN DINNER PERTAMAKU

            Siapa yang tidak mengenal game yag saat ini sedang digandrungi banyak orang khususnya dikalangan anak remaja.  Ya, game tersebut adalah game Player Unknown’s  Battle Grounds atau dikenal  PUBG , sebuah permainan dengan genre battle royale, yang para pemainnya bisa bermain dengan 100 orang sekaligus secara daring. Di dalam permainan ini pemain bisa bermain solo, tim 2 orang, dan tim 4 orang, serta bisa mengundang teman untuk bergabung ke dalam permainan sebagai tim. Jadi tujuan utamanya yaitu untuk menjadi satu-satunya tim atau orang yang harus bertahan hidup selama permainan itu berlangsung,antar satu orang atau tim harus mencari senjata serta alat apapun untuk dapat digunakan menjadi senjata dan dipakai untuk membunuh musuh musuhnya.
            Saat itu aku hampir setiap hari bermain jika adaa waktu kosong atau libur kuliah,baik saat dikos-an maupun saat berkumpul bersama teman,nah ketika aku bermain,orang yang saya sukai juga ingin diajarkan untuk dapat bisa memainkan game tersebut,begitu senang bukan kepalang karena kita mempunyai hobi yang sama yaitu bermain game khususnya pubg. Kala itu malam hari di depan teras kosnya, mulanya aku dan ketiga temannya saling berbagi cerita dan tawa,kemudian dia mengajak ku untuk bermain pubg,aku pun langsung menjawab “hayuk” dan kami bermain bersama tetapi temannya tidak ikut karena tidak suka hal-hal mengenai game.aku dan dia ketika dalam permainan selalu berdekatan karena dia takut jika nantinya tertembak dan mati lebih dahulu,kami bermian pada mode Duo (2 orang) saat itu ketika tinggal 4 orang yang berarti hanya aku dia dan dua orang musuh yang harus saling membunuh, kondisinya begitu tegang meskipun hanya sebuah permainan,baku tebak terus kami lakukan dan akhirnya kami bisa menjadi satu-satunya tim yang bertahan hidup dan itu merupakan kemenanngan pertama bagiku bersama dia atau bbiasa dikenal dalam istilah winner winner chicken dinner.


By: Bintang Cahya Nugraha (128)


KEASYIKAN DI WAKTU SD


KEASYIKAN DI WAKTU SD

Kala itu waktu masih duduk di bangku sekolah dasar saya mempunyai kelompok yang sering berkumpul sesaat setelah pulang dari sekolah. Kami terdiri dari temen satu kampung yang memiliki usia hampir seumuran. Aktivitas kami setelah pulang sekolah tidak lain adalah bermain. Kami sering melakukan petualangan layaknya anak – anak yang ada di acara televisi yaitu si bolang. Hal yang paling berkesan yaitu ketika kami mendaki sebuah bukit yang sering kami sebut “Gunung Jaran”. Dalam perjalanan pendakian banyak hal yang kita lakukan, mulai dari memetik buah, mengambil sarang burung, dan lain sebagainya. Setelah sampai di puncak bukit biasanya kami memetik singkong untuk dibakar dan dimakan bersama. Setelah beberapa jam kami pun turun dari bukit, ini lah hal yang paling ditunggu. Jalan turunan yang curam dan licin membuat perjalanan semakin asik. Dengan bantuan rerumputan yang sudah disiapkan kami pun meluncur sampai bawah hingga akhirnya banyak kulit yang lecet – lecet. Tapi itulah sebuah pengalaman yang memang berkesan. Sehari – hari pun kegiatan kami hanya bermain bersama – sama.

                                                                                                By Indra Setiawan_145

Jumat, 15 Maret 2019


USAHA TIDAK MENGKHIANATI HASIL
(JUARA PORPROV 2013)

Kurang lebih 6 tahun yang lalu, tepatnya tanggal 19-23 bulan Oktober 2013. Pada saat itu saya akan mengikuti perlombaan bergengsi di Jawa Tengah, yaitu PORPROV Jateng 2013. Disitu nomor yang diikuti adalah 400m, estafet 4x100m, dan 4x400m. Sebelum mengikuti perlombaan akan dilakukan pemusatan latihan selama 3 bulan lamanya. TC dilakukan di Semarang tepatnya di Gor Tri Lomba juang bersama anggota tim atletik lainnya.
Sebelum dimulainnya pemusatan latihan, sempat mendengar kalau saya diremehkan tidak dianggap, hanya memenuhi kuota saja, dan tidak dapat memperoleh medali. Dari omongan tersebut yang tak dengar itu membuat diri saya kaget, down, menyerah, tidak yakin, dan terutama sakit hati. Tetapi saat pelatih juga mendengar kabar tersebut, pelatih pesan “ jangan didengarkan hiraukan saja anggap itu sebagai motivasi kamu semangat kamu. Biarin apa kata mereka, tinggal kita buktikan saja saat dilapagan, saya yakin percaya kamu pasti bisa. Sekarang tinggal kedisiplinan dan kegigihanmu dalam latihan, kalau sesuai pasti bisa. Semangat”. Pesan inilah yang menumbuhkan kembali semangat dalam diri untuk latihan persiapan perlombaan tersebut.
Saat sisa 1 bulan mendekati event yang dinanti, hal tak terduga tak diinginkan terjadi. Saya mengalami cedera bagian lutut, itu terjadi sebab berhenti mendadak karena ada orang umum didepan yang tidak tahu kalau lapangan dalam untuk atlet. Di keadaan ini merasa pesimis , down, sedih bahkan sampai nangis. Tapi pelatih bilang ke saya “udah tetep semangat bangkit, tenang saya bantu mendampingimu. Besok langsung diperiksakan saja”. Setelah 2 minggu tidak bisa latihan sesuai program yang telah disusun, akhirnnya 2 minggu ke depan saya pemulihan dan harus dipaksa melawan cedera ini. Hingga latihan pun masih menggunakan alat bantu deker.
Akhirnya setelah 3 bulan berjalan, event yang dinantikan sudah dimulai. Kita tim berangkat ke Banyumas dua hari sebelum hari pertama lomba dimulai. Saat yang sudah dinantikan untuk ajang pembuktian akhirnya tiba, untuk jadwal lomba saya main 3 hari berturut-turut dan kondisi belum 100% masih menggunakan deker saat lomba. Tapi saya yakin saya bisa mampu, karena sudah latihan habis-habisan apapun hasilnya itulah bukti dari latihan selama 3 bulan. Dan Alhamdulillah selama 4 hari perlombaan itu berlangsung dan telah usai, saya berhasil meraih 3 medali emas sekaligus dinomor yang diikuti. 
Setelah melihat hasil lomba, pengurus yang membicarakan dan meremehkan saya tidak bisa berbicara banyak hanya terdiam. Dari sini saya menyimpulkan, jika kita usaha mati-matian dan yakin pasti bisa insyaallah membuahkan hasil yang indah yang bagus karena usaha tidak mengkhianati hasil.


BY : FARAH (097)