Jumat, 15 Maret 2019


USAHA TIDAK MENGKHIANATI HASIL
(JUARA PORPROV 2013)

Kurang lebih 6 tahun yang lalu, tepatnya tanggal 19-23 bulan Oktober 2013. Pada saat itu saya akan mengikuti perlombaan bergengsi di Jawa Tengah, yaitu PORPROV Jateng 2013. Disitu nomor yang diikuti adalah 400m, estafet 4x100m, dan 4x400m. Sebelum mengikuti perlombaan akan dilakukan pemusatan latihan selama 3 bulan lamanya. TC dilakukan di Semarang tepatnya di Gor Tri Lomba juang bersama anggota tim atletik lainnya.
Sebelum dimulainnya pemusatan latihan, sempat mendengar kalau saya diremehkan tidak dianggap, hanya memenuhi kuota saja, dan tidak dapat memperoleh medali. Dari omongan tersebut yang tak dengar itu membuat diri saya kaget, down, menyerah, tidak yakin, dan terutama sakit hati. Tetapi saat pelatih juga mendengar kabar tersebut, pelatih pesan “ jangan didengarkan hiraukan saja anggap itu sebagai motivasi kamu semangat kamu. Biarin apa kata mereka, tinggal kita buktikan saja saat dilapagan, saya yakin percaya kamu pasti bisa. Sekarang tinggal kedisiplinan dan kegigihanmu dalam latihan, kalau sesuai pasti bisa. Semangat”. Pesan inilah yang menumbuhkan kembali semangat dalam diri untuk latihan persiapan perlombaan tersebut.
Saat sisa 1 bulan mendekati event yang dinanti, hal tak terduga tak diinginkan terjadi. Saya mengalami cedera bagian lutut, itu terjadi sebab berhenti mendadak karena ada orang umum didepan yang tidak tahu kalau lapangan dalam untuk atlet. Di keadaan ini merasa pesimis , down, sedih bahkan sampai nangis. Tapi pelatih bilang ke saya “udah tetep semangat bangkit, tenang saya bantu mendampingimu. Besok langsung diperiksakan saja”. Setelah 2 minggu tidak bisa latihan sesuai program yang telah disusun, akhirnnya 2 minggu ke depan saya pemulihan dan harus dipaksa melawan cedera ini. Hingga latihan pun masih menggunakan alat bantu deker.
Akhirnya setelah 3 bulan berjalan, event yang dinantikan sudah dimulai. Kita tim berangkat ke Banyumas dua hari sebelum hari pertama lomba dimulai. Saat yang sudah dinantikan untuk ajang pembuktian akhirnya tiba, untuk jadwal lomba saya main 3 hari berturut-turut dan kondisi belum 100% masih menggunakan deker saat lomba. Tapi saya yakin saya bisa mampu, karena sudah latihan habis-habisan apapun hasilnya itulah bukti dari latihan selama 3 bulan. Dan Alhamdulillah selama 4 hari perlombaan itu berlangsung dan telah usai, saya berhasil meraih 3 medali emas sekaligus dinomor yang diikuti. 
Setelah melihat hasil lomba, pengurus yang membicarakan dan meremehkan saya tidak bisa berbicara banyak hanya terdiam. Dari sini saya menyimpulkan, jika kita usaha mati-matian dan yakin pasti bisa insyaallah membuahkan hasil yang indah yang bagus karena usaha tidak mengkhianati hasil.


BY : FARAH (097)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar