USAHA
TIDAK MENGKHIANATI HASIL
(JUARA
PORPROV 2013)
Kurang
lebih 6 tahun yang lalu, tepatnya tanggal 19-23 bulan Oktober 2013. Pada saat
itu saya akan mengikuti perlombaan bergengsi di Jawa Tengah, yaitu PORPROV
Jateng 2013. Disitu nomor yang diikuti adalah 400m, estafet 4x100m, dan 4x400m.
Sebelum mengikuti perlombaan akan dilakukan pemusatan latihan selama 3 bulan
lamanya. TC dilakukan di Semarang tepatnya di Gor Tri Lomba juang bersama
anggota tim atletik lainnya.
Sebelum
dimulainnya pemusatan latihan, sempat mendengar kalau saya diremehkan tidak
dianggap, hanya memenuhi kuota saja, dan tidak dapat memperoleh medali. Dari omongan
tersebut yang tak dengar itu membuat diri saya kaget, down, menyerah, tidak
yakin, dan terutama sakit hati. Tetapi saat pelatih juga mendengar kabar
tersebut, pelatih pesan “ jangan didengarkan hiraukan saja anggap itu sebagai
motivasi kamu semangat kamu. Biarin apa kata mereka, tinggal kita buktikan saja
saat dilapagan, saya yakin percaya kamu pasti bisa. Sekarang tinggal kedisiplinan
dan kegigihanmu dalam latihan, kalau sesuai pasti bisa. Semangat”. Pesan inilah
yang menumbuhkan kembali semangat dalam diri untuk latihan persiapan perlombaan
tersebut.
Saat
sisa 1 bulan mendekati event yang dinanti, hal tak terduga tak diinginkan
terjadi. Saya mengalami cedera bagian lutut, itu terjadi sebab berhenti
mendadak karena ada orang umum didepan yang tidak tahu kalau lapangan dalam
untuk atlet. Di keadaan ini merasa pesimis , down, sedih bahkan sampai nangis.
Tapi pelatih bilang ke saya “udah tetep semangat bangkit, tenang saya bantu
mendampingimu. Besok langsung diperiksakan saja”. Setelah 2 minggu tidak bisa
latihan sesuai program yang telah disusun, akhirnnya 2 minggu ke depan saya
pemulihan dan harus dipaksa melawan cedera ini. Hingga latihan pun masih
menggunakan alat bantu deker.
Akhirnya
setelah 3 bulan berjalan, event yang dinantikan sudah dimulai. Kita tim
berangkat ke Banyumas dua hari sebelum hari pertama lomba dimulai. Saat yang
sudah dinantikan untuk ajang pembuktian akhirnya tiba, untuk jadwal lomba saya
main 3 hari berturut-turut dan kondisi belum 100% masih menggunakan deker saat
lomba. Tapi saya yakin saya bisa mampu, karena sudah latihan habis-habisan
apapun hasilnya itulah bukti dari latihan selama 3 bulan. Dan Alhamdulillah selama
4 hari perlombaan itu berlangsung dan telah usai, saya berhasil meraih 3 medali
emas sekaligus dinomor yang diikuti.
Setelah melihat hasil lomba, pengurus yang membicarakan dan
meremehkan saya tidak bisa berbicara banyak hanya terdiam. Dari sini saya
menyimpulkan, jika kita usaha mati-matian dan yakin pasti bisa insyaallah
membuahkan hasil yang indah yang bagus karena usaha tidak mengkhianati hasil.
BY : FARAH (097)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar